🏐 Dibawah Ini Bentuk Bentuk Akomodasi Kecuali

Aparteid Aparteid (daripada apartheid bermaksud "keadaan yang menyisihkan", "penyisihan" dalam bahasa Afrikaans [1]) [2] [3] merujuk kepada suatu sistem politik yang memisahkan penduduk kaum kulit putih dari kaum bukan kulit putih di Afrika Selatan dari tahun 1948 sehingga tahun 1990-an. Dasar-dasar pemisahan ini dibentuk dilaksanakan sewaktu Dibawahini termasuk persiapan yang perlu dilakukan sebelum presentasi kecualia.Buatlah ringkasan dalam bentuk sederhana b.Kuasai materi sebelum anda presentasi 7z52. – Hay hay bertemu lagi dengan artikel Kali ini kita akan membahas tentang akomodasi. Simak ulasan lengkap nya dibawah ini. Pengertian AkomodasiCiri – Ciri AkomodasiTujuan AkomodasiBentuk – Bentuk AkomodasiKarakteristik AkomodasiContoh dan Jenis – jenis AkomodasiSebarkan iniPosting terkait Pengertian Akomodasi Akomodasi adalah suatu upaya yang dilakukan untuk mendamaikan pihak yang memiliki masalah, atau akomodasi adalah suatu upaya untuk melerai atau memisahkan dua belah pihak yang terlibat konflik sehingga tercapai suatu keadaan yang kondusif. Akomodasi ialah sebuah kata yang sering digunakan sosiolog untuk menjelaskan suatu keadaan individu maupun kelompok yang sedang mengalami konflik yang berusaha menyesuaikan hubungan mereka sehingga bisa mengatasi masalah yang sedang terjadi. Ciri – Ciri Akomodasi Dalam proses akomodasi akan melibatkan dua orang atau lebih yang mengalami pertikaian atau terjebak dalam situasi tegang sehingga menjadi penghalang untuk mereka bertemu atau mengadakan kerja sama. Untuk melakukan proses akomodasi, kedua belah pihak yang bertikai harus bersedia untuk memberi dan menerima untuk mengadakan perubahan sikap dan bertingkah laku satu sama yang lain dengan menghilangkan atau mengurangi kepentingan mereka. Tujuan dari akomodasi adalah tidak saling mengganggu sehingga dimungkinkan masing-masing pihak mengetahui dan menerima situasi dan kondisi pihak lain. Tujuan Akomodasi Untuk mengurangi pertentangan antara orang peroragan atau kelompok manusia sebagai akibat perbedaan selisih paham. Untuk menciptakan sebuah solusi bagi kedua pendapat tersebut, sehingga pada akhirnya menghasilkan suatu pola yang baru. Mencegah adanya keadaan yang meledak pada suatu pertentangan baik secara sementara ataupun secara temporer. Untuk memungkinkan adanya suatu kerja sama antara kelompok sosial yang hidupnya terpisah akibat faktor – faktor sosial psikologi dan kebudayaan, seperti yang ditemui pada masyarakat yang mengenal sistem berkasta. Untuk mengusahakan penyatuan antara kelompok – kelompok sosial yang terpisah. Bentuk – Bentuk Akomodasi Coercion Akomodasi yang proses pelaksanaannya dilakukan dengan cara paksaan ataupun menggunakan kekerasan. Coercion dapat terjadi dikarenakan adanya perbedaan derajat kedudukan yang jauh berbeda antara kedua pihak dalam struktur sosial. Compromise atau Kompromi Kompromi ialah proses akomodasi yang menjadikan kedua belah pihak saling mengurangi tuntutan atau ekspektasi mereka sehingga sumber ketegangan berkurang dan masalah ataupun konflik dapat terselesaikan. Arbitration Arbitration ialah proses akomodasi yang dilakukan dengan menghadirkan pihak ketiga sehingga menjadi penengah pertikaian diantara kedua belah pihak yang berkonflik. Mediation atau Mediasi Mediasi ialah proses akomodasi dengan penyelesaian pertikaian antara dua kelompok atau lebih yang kedua belah pihak tidak sanggup mencapai kesepakatan sehingga kedua belah pihak yang berkonflik menghadirkan pihak ketiga agar konflik terselesaikan. Mediasi berbeda dengan arbitrasi karena dalam mediasi, pihak ketiga tidak berhak mengambil keputusan atau dengan kata lain bersifat netral sedangkan dalam arbitrasi, pihak ketiga bisa mengambil sebuah keputusan jika terjadi kebuntuan sehingga tidak netral. Conciliation Konsiliasi ialah usaha untuk mempertemukan pihak pihak yang berkonflik menggunakan perwakilan perwakilan dari kedua pihak sehingga mereka dapat mencapai persetujuan bersama dengan kepala yang lebih tenang. Toleration atau toleransi Toleration atau toleransi ialah bentuk akomodasi yang paling acuh dari yang lain. Toleransi adalah bentuk akomodasi yang berusaha menghindari konflik sedapat mungkin. Stalemate Stalemate ialah bentuk akomodasi yang terjadi antara pihak pihak yang memiliki kedudukan ataupun kekuatan yang sama besarnya sehingga konflik akan berhenti dengan sendirinya. Hal ini terjadi dikarenakan adanya pertimbangan apabila konflik berlanjut kepada perseteruan ataupun kontak negatif maka, akan terjadi kehancuran pada kedua pihak. Adjudication Adjudication ialah bentuk akomodasi dengan menggunakan jalan hukum yaitu pengadilan. Masing masing pihak sepakat untuk membawa masalah tersebut ke meja peradilan. Segregation Segregation ialah upaya penyelesaian sengketa dengan cara masing-masing pihak saling menghindarikonflik agar tidak berkelanjutan. Elimination Elimination ialah upaya penyelesaian sengketa karena salah satu pihak bersedia mengalah, meminta maaf atau mengundurkan diri dari persaingan. Karakteristik Akomodasi Kebutuhan akan akomodasi terjadi karena adanya konflik atau pertentangan. Akomodasi bersifat universal. Akomodasi adalah proses yang berkesinambungan atau terjadi secara terus menerus. Akomodasi adalah perpaduan antara perasaan cinta dan kebencian. Contoh dan Jenis – jenis Akomodasi 1. Hotel Hotel yaitu salah satu jenis akomodasi yang menggunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersil. 2. Motel Ada beberapa pengertian tentang motel, yaitu Bangunan yang terletak di luar pusat kota dan daerah sekat high way jalan raya, biasanya pada bangunan itu disediakan penginapan dalam bentuk apartemen dan dapat untuk tempat tinggal kurang dari 24 jam saja, apartemen itu memiliki pintu masuk tersendiri dan satu garasi atau tempat parkir mobil. Gabungan dari dua kata, yakni motor dan hotel, yaitu hotel yang menyedikan fasilitas khusus, yakni kendaraan bermotor. Motor hotel, yaitu sejenis akomodasi yang biasanya terdapat di antara dua kota besar, tempat para pengendara mobil dapat beristirahat sesudah perjalanan jauh dan baru meneruskan perjalanannya pada keesokan harinya; mobil pemilik dapat diparkir dekat dengan kamarnya. 3. Guest House Sejenis akomodatif yang dapat dimiliki oleh suatu perusahaan atau instansi yang diperuntukkan bagi para tamu yang akan menginap dan mendapatkan pelayanan makan dan minum. guest house merupakan akomodasi yang mempunyai fasilitas sederhana. Yang termasuk dalam jenis ini, di Indonesia dikenal dengan nama Pondok Wisata. 4. Youth Hostel Adalah bangunan bagi para pejalan muda, penaik sepeda, dan sebagainya dapat tinggal dan makan atau menyediakan makanannya sendiri dengan murah. 5. Apartemen Apartement Bangunan yang menyediakan jasa akomodasi jangka yang lama untuk sejumlah orang dalam unit tersendiri dengan suatu dapir dan ruang tunggal atau ruang makan. Apartement Hotel Bangunan bercorak hotel yang terdiri dari beberapa apartement yang tidak menyediakan jasa catering pelayanan. 6. Sanotarium Tempat peristirahatan dan penginapan yang menghidangkan makanan diet bagi warga wisatawan – wisatawan yang menderita penyakit tertentu. 7. Pension Rumah penginapan Bentuk lain dari akomodasi bagi wisatawan, baisanya juga disediakan beberapa penginapan dan makanan pagi dengan biaya yang murah, terutama di Eropa. Bisa juga dikatakan sebagai hotel kecil yang menyediakan makan pagi tamu dengan tariff terterntu. Perlengakpannya diatur menurut tingkat dan kepentingan tamu. Usaha penginapan dengan makan dalam bentuk kecil biasanya hanya menempati satu atau dua lantai suatu bangunan bertingkat. Dalam bentuk ini menyediakan ruangan umum. Demikianlah bahasan kita mengenai Akomodasi . Terima kasih bagi yang menyempatkan waktu untuk membaca dan mampir di artikel √ Pengertian Akomodasi Ciri, Tujuan, Bentuk, Karakteristik, Jenis & Contohnya Lengkap. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu πŸ™‚ Baca Juga Artikel √ Fakta dan Opini Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya Lengkap √ Pengertian Silogisme Unsur, Jenis & Contohnya Lengkap √ Karangan Argumentasi Pengertian, Ciri, Jenis, Langkah, Syarat, Tujuan & Contohnya Lengkap √ Pengertian Argumentasi Ciri, Jenis, Struktur, Langkah & Contohnya Lengkap √ Pengertian Argumentasi Ciri, Jenis, Struktur, Langkah & Contohnya Lengkap 0% found this document useful 0 votes585 views2 pagesOriginal Titlebentuk & contoh akomodasiCopyrightΒ© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes585 views2 pagesBentuk & Contoh AkomodasiOriginal Titlebentuk & contoh akomodasiJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Bentuk-bentuk akomodasi beserta contohnya – Sebelum kita mempelajari tentang bentuk-bentuk akomodasi, sebaiknya kita pertegas dulu tentang pengertian akomodasi. Dalam ilmu sosiologi, akomodasi adalah suatu cara yang digunakan untuk menyelesaikan pertentangan yang terjadi sebagai akibat dari proses interaksi sosial tanpa menghancurkan pihak lawan, sehingga pihak lawan tidak kehilangan jati dirinya. Nah dalam menyelesaikan pertikaian, ada beberapa bentuk yang bisa digunakan sesuai dengan jenis pertikaian yang terjadi. Contoh dari bentuk akomodasi yaitu koersi, adjudikasi, mediasi, arbritasi, dan sebagainya. Nah, berdasarkan pengertian tersebut, dapat diketahui bahwa ada tujuan mengapa diadakan proses akomodasi, yaitu untuk menyelesaikan suatu pertentangan. Apakah hanya itu saja tujuan dari akomodasi? Tentu saja tidak, akomodasi mempunyai tujuan lain, antara lain 1. Mengurangi pertentangan karena perbedaan paham. 2. Memungkinkan terciptanya kerja sama antara kelompok yang hidupnya terpisah karena budaya. 3. Mencegah meladaknya suatu pertentangan 4. Kelompok sosial yang terpisah dapat melebur menjadi satu. Bentuk-bentuk akomodasi ada beberapa macam, beberapa sudah disebutkan di awal akan tetapi memang belum dijelaskan tentang pengertiannya. Dengan mengetahui berbagai bentuk akomodasi, kita dapat mengetahui bahwa ada cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi suatu konflik atau pertentangan. Tentu saja bentuk akomodasi yang akan dipakai harus disesuaikan dengan situasi da kondisi yang berlaku. Untuk lebih memahami tentang bentuk-bentuk akomodasi, dalam artikel ini kami akan membagikan materi tentang bentuk-bentuk akomodasi beserta contohnya. Ada 13 bentuk akomodasi yang akan kita bahas, mulai dari coersi sampai eliminasi, berikut ini penjelasannya tentang bentuk-bentuk akomodasi beserta contohnya. 13 Bentuk Akomodasi Beserta Contohnya 1. Koersi coersion, Koersi adalah bentuk akomodasi yang dilakukan dengan cara paksaan atau kekerasan baik secara psikis tidak langsung maupun secara fisik langsung. Paksaan ini dapat terjadi jika ada salah satu pihak yang lebih kuat dibandingkan dengan pihak yang lain. Contoh dari bentuk akomodasi koersi yaitu seorang ayah memukul anaknya ketika anaknya ketahuan mencuri uang di dompetnya. Contoh yang lain misalnya seorang pekerja yang menuntut upah kepada majikan, akan tetapi karena majikan mengancam akan memberhentikan pekerja tersebut maka pekerja tersebut tidak melanjutkan tuntutannya. Hal ini karena posisi majikan lebih kuat dibandingkan dengan pekerja. 2. Kompromi compromize, Kompromi adalah suatu bentuk akomodasi yang mana pihak-pihak yang sedang bertikai saling mengurangi tuntutannya supaya permasalahan cepat teratasi. Contoh dari kompromi yaitu adanya perjanjian yang dibuat pemerintah terhadap kelompok GAM Gerakan Aceh Merdeka untuk menjaga keamanan di Aceh. Selain itu, contoh dari kompromi yaitu ketika buruh menuntut kenaikan upah kepada persahaan, akan tetapi perusahaan tidak dapat memenuhi tuntutan buruh tersebut sehingga dilakukan kompromi antara perusahaan dan buruh untuk menjelaskan keadaan keuangan perusahaan yang pada akhirnya dicapai suatu kesepakatan. Gaji buruh naik, akan tetapi hanya sedikit, sesuai dengan kondisi keuangan perusahaan. 3. Arbitrasi arbitration, Arbritasi adalah suatu bentuk penyelesaian pertikaian atau permasalahan antara dua pihak dengan bantuan pihak ketiga. Pihak ketiga dalam hal ini harus mempunyai kedudukan yang lebih tinggi, sehingga kedua belah pihak dapat menerima keputusan yang dihasilkan. Contoh dari arbritasi adalah penyelesaian konflik antara pengusaha dan buruh yang tidak dapat diselesaikan sendiri, akan tetapi mengundang pihak ketiga Dinas Tenaga Kerja untuk menyelesaiakn permasalahan yang sedang terjadi. 4. Mediasi mediation, Bentuk akomodasi mediasi hampir sama dengan arbritasi, yaitu penyelesaian masalah atau pertikaian antara dua pihak yang dibantu pihak ketiga. Akan tetapi dalam mediasi, pihak ketiga bersikap netral dan hanya sebagai penasihat. Pihak ketiga tidak mempunyai wewenang dalam membuat keputusan seperti pada arbritasi. Contoh dari mediasi adalah negara Indonesia pernah ditunjuk sebagai penengah dan penasihat dalam suatu pertikaian yang terjadi di Kamboja. Indonesia hanya berperan sebagai pengawas dalam suatu perundingan agar berjalan dengan lancar. Keputusan untuk berdamai atau tidak hanya mereka sendiri yang memutuskan. 5. Konsiliasi conciliation, Konsiliasi merupakan bentuk atau upaya penyelesaian masalah dengan cara mempertemukan keinginan dari pihak yang berkonflik untuk mencapai penyelesaian yang terbaik. Pihak-pihak yang bertikai dipertemukan dan diberi kesempatan untuk menyesuaikan diri. Contoh konsiliasi adalah permasalahan masalah perburuhan di Indonesia, jika ada masalah yang dapat menimbulkan pertentangan upah dan jam kerja, maka akan dibentuk panitia yang menangani penyelesaian masalah perburuhan, dari Departemen Tenaga Kerja. Perwakilan dari perusahaan, buruh, dan wakil Depnakertrans, akan duduk bersama untuk membicarakan masalah dan mencari jalan keluar. 6. Toleransi, Toleransi merupakan bentuk akomodasi yang didasari adanya kesadaran untuk saling menghormati dan menghargai antar individu / kelompok yang bertikai sehingga permasalahan dapat dicegah sebelum terjadi. Contoh dari toleransi adalah adanya sikap saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama di Indonesia. 7. Ajudikasi adjudication, Ajudikasi adalah bentuk akomadasi yang mana penyelesaian suatu permasalah dilakukan melalui pengadilan. Keputusan yang dihasilkan dari ajudikasi bersifat mengikat, yang mana harus ditaati oleh pihak-pihak yang bertikai. Contoh pelaksanaan ajudikasi yaitu penyelesaian kasus sengketa tanah lewat pengadilan. 8. Stalemate, Stalemate adalah suatu keadaan di mana pihak-pihak yang terlibat pertikaian berhenti pada tingkatan-tingkatan tertentu. Hal ini terjadi biasanya karena kekuatan kedua belah pihak seimbang, dan sadar bahwa ika pertiakain tetap dilanjutkan tidak akan ada yang menang. Contoh dari bentuk akomodasi stalemate adalah pertikaian antara blok barat dan blok timur yang berakhir dengan sendirinya, tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah. Contoh lain misalnya pertikaian antara Amerikan dan Iran yang berhenti karena ada isu nuklir. 9. Akulturasi, Akulturasi adalah proses penerimaan unsur kebudayaan lain ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menghilangkan kepribadian asli. Contoh dari akulturasi yaitu bangunan masjid yang ada di Indonesia yang mengadopsi budaya hindi buddha, mengingat Indonesia pernah menjadi negara yang mayoritas masyarakatnya beragama hindu buddha. 10. Asimilasi, Berbeda dengan akluturasi, asimilasi adalah peleburan dua unsur kebudayaan atau lebih menjadi satu kebudayaan milik bersama. Dalam asimilasi Asimilasi mengarah pada hilangnya perbedaan. 11. Amalgamasi Amalgamasi adalah peleburan dua kelompok budaya atau lebih menjadi satu kelompok budaya baru. 12. Segregation Segregasi Segregation adalah penyelesaian suatu pertikaian di suatu daerah dengan cara menghindar supaya pertikaian tersebut tidak berkelanjutan. Contoh dari bentuk akomodasi segregation adalah adanya pemisahan warna kulit dan asal daerah dalam masyarakat. 13. Elimination Eliminasi Eliminasi adalah bentuk akomodasi dalam penyelesaian suatu permasalahan dengan cara salah satu pihak ada yang meminta maaf, mengalah, dan mengundurkan diri dari persaingan. Contoh dari eliminasi yaitu konflik antara dua keluarga yang mana salah satu keluarga menyadari bahwa dia yang salah dan meminta maaf sehingga permasalahn tersebut dapat terselesaikan. Demikian artikel yang membahas tentang bentuk-bentuk akomodasi beserta contohnya lengkap. Semoga bermanfaat untuk para pembaca.

dibawah ini bentuk bentuk akomodasi kecuali